Hai. Selamat malam untuk kamu yang lagi baca ini. Iyaaa kamuu. Apa kabar? Semoga baik-baik aja, ya. Kamu jangan lupa makan ya, nanti sakit gimana? Oke, abaikan beberapa kalimat sebelum ini. Hari ini kita sudah menginjak bulan April. Bulan yang bisa bikin gue dan temen sekelas gue takut karena di bulan April ada Ujian Sekolah dan karena bulan April, bulan sebelum Mei dan di bulan Mei ada Ujian Nasional.

Di bulan April juga ada yang namanya April Mop yang ada di tanggal 1 April. Menurut Wikipedia, April Mop adalah hari dimana orang dianggap boleh berbohong atau memberi lelucon kepada orang lain tanpa dianggap bersalah. Nah, selain itu April Mop juga dibuat buat orang-orang untuk menyatakan cintanya. Kalo diterima cintanya, sujud syukur, kalo ditolak bilangnya, April Mop. Dasar jomblo, ada-ada aja cara liciknya supaya dapet pacar.

April Mop juga bisa dibuat candaan untuk sebagian pasangan. Kayak tadi, gue lagi buka DetikCom, tiba-tiba ngeliat sebuah artikel yang isinya kurang lebih begini, ingin merayakan April Mop, gadis ini mendadak mengirim pesan pada pacarnya via WhatsApp pura-pura minta putus. Tapi sang pacar malah mengiyakan sehingga ia jadi kelabakan. Jujur, setelah baca itu gue ngakak. Kalo kalian mau baca, kalian bisa baca artikelnya disini.

Di bulan April ini gue juga membuat sebuah blog baru. Blog yang rencananya akan gue isi dengan postingan tentang makanan. Nama blognya adalah Mulut Mengunyah. Kalian bisa buka www.mulutmengunyah.blogspot.com.


Mungkin akhir-akhir ini blog itu jarang atau gak pernah update postingan. Tapi, nanti ketika habis Ujian Nasional, gue akan mencoba mengaktifkan blog itu dan insyaallah gue akan menjadi food-blogger kayak orang-orang di luar sana.

Curhat dikit, menurut gue jadi food-blogger itu enak. Kalian bisa makan enak di restoran terkenal atau mewah asalkan kalian mau mempromosikan makanan atau restoran itu. Cukup gampang kan? Susahnya adalah ketika kita nyari restoran yang mau kita promosikan.

So, buat kalian yang punya restoran atau punya makanan yang enak dan kalian mau makanan itu masuk di dalam blog Mulut Mengunyah, kalian bisa langsung aja kontak ke gue via email: ilhaaam10@gmail.com, dengan subjek 'Mulut Mengunyah'.

Sekalian promo ya, guys! Buat kalian yang juga mau mempromosikan produk di blog gue ini, www.ilhamkusumaning.com, kalian bisa email ke: ilhaaam10@gmail.com, dengan subjek 'Kerja Sama Yuk!'. Harga untuk beriklan di blog gue gak mahal kok. Kalian bisa ngasih secara cuma-cuma aja. Tapi, kalo mau ngasih secara cuma-cuma, ada syaratnya yaa. Kalo mau tau, makanya email! :)


***

Mungkin, gue di bulan ini beserta tim kreatif www.ilhamkusumaning.com, yang isinya adalah gue sendiri, akan jarang update blog. Kalo ada postingan baru yaa itu alhamdulillah lah. Soalnya di bulan ini ada Ujian Sekolah dan bulan depan ada Ujian Nasional. So, gue harus fokus sama yang namanya pelajaran.

Mungkin ini aja yang gue tulis. Sebelum mengakhiri postingan, gue mau bilang bahwa Indonesia kehilangan pelawak lagi. Setelah minggu lalu Olga Syahputra, minggu ini, Mpok Nori yang meninggalkan kita. Gue turut berduka cita yang sebesar-besarnya. Semoga amal ibadahnya diterima disisi Allah SWT dan semoga keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan. Aamiin.

Btw, ini tumben ya gue nge-post blog hari Jumat. Biasanya kan hari Sabtu. Itu disebabkan karena hari Sabtu gue mau jalan. Bukan. Bukan jalan bareng doi. Tapi, mau coba aja jalan dari kamar tidur gue sampe kamar mandi, apakah kalo bolak-balik terus capek apa enggak. #BebasHam

Buat kalian yang belum baca ebook gue, bisa langsung buka Bocoran 'Esde Esempe'. Tinggal kirim email kalo lo minta dan nanti gue akan kasih. Gampang kan? Buat kalian juga yang punya instagram, bisa langsung follow instagram gue disini. Makasih.

Sekian. :)
Selamat pagi untuk kamu yang jarang atau bahkan tidak pernah diucapkan selamat pagi dari seseorang. Gak usah nangis, gue juga gak pernah kok diucapin selamat pagi sama seseorang. Di postingan sebelumnya, gue udah bilang kalo di Minggu ini mau dua postingan yang gue tulis. Kebetulan, jam gue lagi kosong. Lagi gak ada kegiatan. So, gue pake buat bikin postingan yang banyak.


*Ceritanya di dalem kelas. Gue jadi bapak guru dan lo jadi murid. Gue akan cerita tentang doi gue seperti halnya guru yang sedang menceritakan kehidupannya ketika sedang mengajar*

Anak-anak. Supaya saya dan kalian semua dekat, saya akan berbicara dengan kalian menggunakan bahasa sehari-hari kalian. Anggap saja saya ini adalah teman kalian. Okee.

Doi. Menurut kamusslang.com, doi berarti 'dia' atau 'pacar' dan dipopulerkan pada tahun 80-an. Nah, di postingan kali ini gue mau ngomongin doi. Gue udah janji sama dia kalo gue akan ngomongin dia.

"Eh, kapan ngomongin gua di blog?" sebuah chat Line dari dia diterima di hp gue.

"Maunya kapan?" jawab gue sambil ngupil.

"Besok yaa."

"Okee, besok."

Kurang lebih chat kayak gitu yang terjadi minggu kemarin. Iyaa, seminggu yang lalu. Tapi, karena minggu kemarin gue sibuk, jadinya gak gue tulis dan karena gue laki-laki sejati, gue bakal nulis tentang dia sekarang.

Jujur, aslinya gue gak pengen ngomongin doi. Kenapa? Karena kata guru agama di sekolah gue, ngomongin orang itu dosa. Tapi, karena gue udah janji dan supaya gue gak dibilang PHP kayak di postingan yang ini, gue akan nyeritain doi gue.

Doi gue ini adalah seorang wanita. Cewek. Perempuan. Umurnya agak lebih muda dari gue. Kira-kira gue sama doi gue itu beda 1 tahun kalo gak salah. Kita satu sekolah tapi beda kelas. Beda jauh. Gak jauh banget sih, yaa kayak Jakarta - Zimbabwe lah. Gak jauh kan. #BebasHam

Gue kenal dia berawal dari kalimat, "Hai, suka baca blog gak?". Kalimat itu gue dapet dari salah satu temen blogger gue. Jadi katanya, kalo lo mau kenalan sama cewek tapi gak tau mulainya dari mana, tanya aja suka baca blog atau enggak. Itu lah istimewanya blogger. Gampang kenalan sama orang lain. Apalagi sama lawan jenis. :D

Itulah anak-anak cerita tentang doi saya. Apakah ada yang ingin bertanya dari cerita singkat saya tadi? Bila bertanya harap menggunakan bahasa yang sopan ya, anak-anak.

Saya mau tanya, siapa nama doinya, pak?

Nama doinya? Nama doi saya adalah... Nama belakang doi saya adalah Putri. Ada yang ingin bertanya lagi?

Saya mau tanya, kapan bapak sama dia kenal?

Sebentar saya inget-inget dulu.. 1 menit kemudian... 5 menit kemudian... 20 menit kemudian... 30 menit kemudian... 1 jam kemudian... 12 jam kemudian... 1 hari kemudian...

Eh, gimana sih, pak, saya nanya dari kemarin belum dijawab-jawab? 

Oh iya, maaf. Saya sama dia kenal di tahun 2015. Ada yang mau nanya lagi?

Pak, bapak sama doi bapak kan udah saling kenal. Bapak tau warna favorit doi bapak?

Tau dong. Warna favoritnya adalah navy dan abu-abu. Sedangkan saya suka warna hitam, merah dan putih. Ada yang mau nanya lagi?

Saya gak tanya warna kesukaan bapak, pak. Saya mau tanya lagi, apa makanan kesukaan doi bapak, tau gak?

Semua makanan yang penting halal. Ada yang mau bertanya lagi?

Teng... Tong... Teng... Tong...

Bel sudah berbunyi anak-anak. Kelas sudah selesai. Sekian pelajaran dari saya, selamat pagi.

*Sebagai guru yang baik, gue keluar kelas tepat waktu supaya murid pada senang*

Akhirnya, ngomongin doi selesai juga. Selamat menikmati hari Minggu teman-teman. Buat gue, paling hari Minggu ini cuma dipake buat tidur aja karena gue harus banyak istirahat supaya saat gue perang (baca: ujian), badan gue kuat.

Sebelum mengakhiri postingan, gue mau bilang, jangan pada iri yaa karena gue nyeritain doi di blog, HAHAHA. Sekian. :D
Maaf. Gue mengawali postingan ini dengan kata maaf. Kenapa? Gue mau minta maaf sama blog gue dan mungkin sama kalian yang suka baca blog gue, yang setiap Sabtu Malam selalu nungguin postingan baru blog gue. Gue minta maaf karena minggu kemarin gue lagi sibuk-sibuknya Ujian Praktek. Supaya kalian percaya, gue akan menceritakan kegiatan Ujian Praktek gue selama 5 hari ini di postingan ini.
 
Sumber: Google
Senin, 23 Maret 2015. Mata pelajaran yang diujikan hari ini adalah Bahasa Inggris dan Agama. Dua-duanya adalah menghafalkan. Jujur, gue paling gak suka sama yang namanya hafalan. Entah mengapa gue dalam menghafal selalu lemah. Kecuali menghafal perasaan aku ke kamu. Aku pasti ingat selalu. #APASEH

Untuk pelajaran Bahasa Inggris menghafal story telling, sedangkan Agama menghafalkan Niat dan Doa sehabis wudhu, Doa Qunut dan Sholat Jenazah. Walaupun lebih banyak Agama, tapi menurut gue gampangan Agama.

Bahasa Inggris, gue kebetulan story telling menceritakan tentang 'Malin Kundang'. Gue memilih itu karena temen-temen gue dikit yang memilih cerita rakyat. Aslinya sih kita bebas disuruh milih mau cerita apa, yang penting bukan cerita dewasa #Eh. Temen-temen gue banyak yang memilih cerita fabel, karena gue anti-mainstream, gue pun memilih cerita rakyat.

Ketika pengambilan nilai, gue agak kagok sedikit. Bahkan, gue sempat diam beberapa menit karena belum seluruhnya hafal. Tapi, karena kebetulan guru Bahasa Inggris adalah wali kelas gue, jadi gue dibaik-baikin. Dan alhamdulillah, gue gak disuruh ngulang sama dia.

Untuk Agama, bukannya sombong atau apa, emang karena gue udah biasa ngelakuin itu semua, jadi gampang buat dilakuin. Yang jarang gue lakuin adalah Sholat Jenazah, bahkan belum pernah. Tapi, berkat doa dari orang tua, guru, temen, tetangga, tukang sampah dan kamu. Iyaaa kamu. Gue berhasil mengikuti Ujian Praktek Agama.

Selasa, 24 Maret 2015. Hari ini adalah TIK dan SBK. Tapi, karena pelajaran SBK menggunakan Aula Sekolah dan Aula Sekolah sedang dipakai untuk ujian praktek Tata Boga, jadi hari Selasa hanya ujian praktek TIK.

Bukannya sombong atau apa lagi, ya. Untuk pelajaran TIK, karena gue blogger, jadi menurut gue gak terlalu sulit. Apalagi karena gue sering ngetik jadi bisa dibilang ketikan gue bisa lebih cepat dari temen-temen gue. So, gue bisa jadi yang pertama untuk menyelesaikan ujian praktek pertama.

Tapi, karena gue gak mau sombong dan takutnya salah, gue menyelesaikannya gak yang pertama tapi yang terakhir ketujuh atau delapan kalo gak salah. Kalo gak salah loh yaa. Tapi, cowok kan selalu salah, jadi itu salah. #BebasHam

Rabu, 25 Maret 2015. Di hari ini adalah hari yang gue dan temen-temen gue tunggu karena salah satu pelajaran ujian praktek hari ini adalah Tata Boga (baca: makan-makan). Jadi, ujian praktek ini adalah ngelakuin kayak acara resepsi. Aula di dekorasi sebagus mungkin dan murid harus memakai baju yang seragam (baca: warnanya sama).

Dan disini baju yang gue pakai mirip kayak pelayan di kapal laut atau enggak pelayan restoran mewah atau enggak pelayan di hotel. Serius. Tema acara gue adalah Gothic Party. Ceritanya itu kayak serem-serem gitu. Nah, gue disuruh pakai kemeja merah, rompi hitam, celana bahan hitam dan sepatu.. gue lupa namanya. Alhasil, penampilan gue jadinya kayak gini:


Kalo salah satu dari lo ada yang bilang ganteng dan gak mirip pelayan, alhamdulillah, mata lo masih sehat. :D

Ya, pelayan banget. Tapi, walaupun banyak yang bilang kayak pelayan, tapi ada kok yang bilang gue ganteng. Ganteng aja yaitu kamu. Iyaaa kamuuu. :D Berikut adalah beberapa foto yang gue ambil pas ujian praktek kemarin.

Ganteng gak? Maksudnya guenya ganteng gak? Gue paling kanan.

Menurut gue ini keren. Menurut gue. Gak tau menurut lo.


Setelah ujian praktek Tata Boga, gue mengikuti ujian praktek IPA dan mendapat kesedihan karena nilai ujian praktek IPA yang gue dapet belum memuaskan buat gue. Ya, belum. Mau tau nilai gue berapa? Biar waktu yang menjawabnya. Tapi, gue gak langsung nge-down gara-gara itu karena gue yakin nilai di kertas belum menentukan masa depan.

Kamis, 26 Maret 2015. Olahraga dan Bahasa Indonesia. Hari ini menurut gue hari yang sangat-sangat enak karena besok Jumat gue udah selesai ujian praktek. Jadi, hari ini adalah hari sebelum terakhir ujian praktek.

Untuk olahraga, ujiannya adalah kayang dan sikap lilin. Karena gue gak bisa kayang, bisanya sayang, jadi nilai kayang gue pas-pasan. Tapi, nilai sikap lilin gue lumayan lah. :)

Bahasa Indonesia mengambil nilai reporter dan alhamdulillah semuanya berjalan dengan lancar tanpa ada hambatan.

Jumat, 27 Maret 2015. Hari ini adalah hari terakhir ujian praktek. Sesulit apapun, semudah apapun mau gak mau harus dilakuin karena hari terakhir. Ujian praktek hari ini adalah SBK dan Bahasa Indonesia (mendengarkan cerpen dan berita).

Untuk mempersingkat postingan, intinya hari Jumat ujian praktek kelar. Dan gue dan temen sekelas gue udah bebas dari yang namanya ujian praktek. Alhamdulillah. Thank God!

***

Akhir-akhir ini gue lagi sibuk buat nyoba main instagram. Nah, buat lo yang punya instagram, bisa liat instagram gue dan follow. Untuk kalian yang mau. Yang mau loh, ya. Username gue adalah ilhamkusumaning. Sama kayak twitter. Atau lo bisa klik ini buat liat instagram gue.

Insyaallah gue akan nyoba menghibur lewat video instagram kayak blogger-blogger lain. Insyaallah loh, yaa. Gue gak janji karena lo tau lah, gue masih belum bebas dari yang namanya ujian-ujian. Masih sibuk. So, follow aja dulu instagram gue biar gak ketinggalan video dari gue. :)
Buat kalian yang belum baca free ebook gue yaitu 'Bocoran ESDE ESEMPE', bisa langsung minta aja ke gue lewat email. Buat kalian yang mau tau caranya minta lewat email, tinggal klik disini. Terima kasih. :) 

Oh iya, gue, Ilham Kusumaning dan seluruh tim blog ini mengucapkan turut berduka cita yang sebesar-besarnya atas meninggalnya Olga Syahputra, salah satu komedian di Indonesia. Semoga amal ibadahnya diterima disisi Allah SWT dan semoga keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan. Aamiin.

***

Mungkin di Minggu ini ada dua postingan yang gue tulis. Pertama tentang ucapan maaf gue ke blog gue dan ke kalian semua, kedua gue akan memposting sebuah postingan yang isinya adalah tentang seseorang wanita. :D

Jadi, gue ini dituntut sama doi buat nulis postingan tentang dirinya. Karena gue udah jawab "Iyaaa", sebagai laki-laki sejati, gak pernah ingkar janji. So, tunggu di postingan berikutnya yaa. Sekian. :)
Selamat malam untuk kamu yang tidak pernah diucapkan selamat pagi. #BebasHam. Seperti yang udah gue bilang di-post kemarin, bahwa gue akan bagiin bocoran buku gue secara gratis hari ini. Tanggal 14 Maret 2015. Nah, buat kalian yang mau, caranya gampang.

Pertama, lo harus punya twitter dulu. Kedua, tinggal klik disini aja. Nanti lo akan dibawa ke page 'Bocoran ESDE ESEMPE'. Download bocoran buku gue gak sulit kok. Asalkan lo masih waras, pasti bisa.

Nah, kalo kalian udah baca, gue mohon banget dengan sangat untuk memberi komentar kepada karya gue itu. Mau dibilang jelek kek, cakep kek, gak bagus untuk dibaca kek, komen aja. Komentar kalian sangat berharga untuk gue. Kalo lo mau komentar, komentar lo bisa dikirim langsung ke email gue: ilhaaam10@gmail.com. Terima kasih. :)

***

Oke, ngomongin buku udah. Sekarang, gue mau omongin bahwa post ini ditulis kemarin Jumat tanggal 13 Maret 2014 pukul 10 malam. Kenapa gue baru nge-post sekarang? Karena sekalian buat ngasih tau kalo buku gue udah bisa di-download.

Karena post ini gue tulis kemarin, jadinya gue akan menceritakan kegiatan gue seharian di hari Jumat kemarin. Sebelumnya, gue mau kasih tau kalo hari Jumat kemarin adalah hari pertama gue UAS. Kelas 9 UAS tapi kelas 7 dan 8 UTS. Udah, gue kasih tau itu aja.

Jadwal UAS
 
Semoga aja nilai UAS gue dan temen-temen gue memuaskan. Dan juga semoga nilai UTS adek kelas gue yang unyu-unyu memuaskan. Aamiin. :)

***

Jumat, 13 Maret 2015

Bangun tidur, gue langsung lari ke kamar mandi kemudian sesampainya disana, gue cuci muka dan ambil wudhu. Kemudian gue sholat subuh. Setelah selesai sholat, gue ambil hp, ngecek apakah ada pesan dari gebetan dan ternyata gak ada.

Gue pun mempersiapkan buku pelajaran yang dibawa pada hari Jumat. Tapi, gue lupa kalo hari ini gue UAS. Setelah menyiapkan kartu UAS, papan jalan dan buku pelajaran yang diujikan, gue ambil hp lagi dan ternyata ada pesan. Setelah gue lihat ternyata cuma penipuan yang udah sering terjadi.

Hampir semua orang yang punya ponsel pernah mendapat SMS ini.

Setelah itu gue mandi, makan dan minum. Kemudian, gue berjalan keluar rumah dan berangkat ke sekolah dengan hati yang riang gembira karena mau ulangan. Sesampainya di sekolah, gue langsung masuk ruangan tempat gue diujikan dan gue langsung belajar sedikit.

Teeeeeet!! Bel tanda dimulainya ulangan terdengar dari lubang telinga gue paling dalam. Semua anak-anak pada menaruh tasnya di depan kelas, gue pun sama. Kemudian pengawas masuk dan dimulailah ULANGAN AKHIR SEMESTER (untuk kelas 9).

Kira-kira pukul delapan lewat, ujian selesai, sebagian anak ada yang pulang kerumah dan ada yang masih di sekolah. Gue masih di sekolah karena hari ini gue bukan cuma UAS aja. Tapi, gue juga ada ulangan harian kedua mata pelajaran PKN.

Pukul sembilan, ulangan PKN dimulai dan alhamdulillah, gue bisa mengerjakannya. Ulangan selesai pukul sepuluh lewat beberapa menit. Pukul sebelas kurang beberapa menit, gue pulang ke rumah. Sesampainya di rumah, gue ngecek hp dan kemudian chattan sebentar sama seseorang. Sebentar soalnya mau Sholat Jumat.

Sepulang dari Sholat Jumat, gue chat lagi sebentar dan kemudian siap-siap buat les. Gue berangkat les dari rumah pukul dua siang dan sampai rumah kembali dari tempat les pukul lima sore.

Sehabis itu, gue hanya main drum lewat hp sambil chattan sama seseorang. Hal itu gue lakukan sampai pukul 8 malam. Bukan cuma itu yang gue lakukan. Tapi, gue juga Sholat Maghrib, makan dan Sholat Isya'.

Pukul sepuluh kurang beberapa menit, kegiatan itu berhenti. Gue udah gak main drum lagi dan gak chattan lagi sama seseorang. Mungkin seseorang yang chat sama gue udah tidur lucu. Ya, tidur lucu. :D

Waktu menunjukkan pukul sepuluh malam lebih beberapa menit. Gue pun menyalakan komputer untuk membuat post ini. Bukan hanya membuat post aja tapi gue juga membuat link download buat Bocoran Buku ESDE ESEMPE.

Setelah semua selesai, gue tertidur nyenyak karena Bocoran ESDE ESEMPE udah kelar. Jadi gue gak ada beban lagi. Tinggal tunggu besok aja gimana orang-orang pada nikmatin karya gue.

Buat kalian, apakah nih kegiatan kalian kemarin? Apakah sama kayak gue? Kalo sama berarti keren. Lo bisa comment aja nih di comment box yang ada di bawah post ini.

***

Nah, itu tadi post yang gue tulis kemarin. Sebenernya, gak semua tulisan post ini ditulis kemarin. Ada yang tadi baru aja ditulis. Tapi gak apalah, yang penting nge-post. Iya kan? Sekian. :)
Sebelumnya, gue mau kasih tau, gue disini bukan mau kasih tahu kalo gue bocor. Bukan. Gue juga di-post ini bukan mau ngiklan cat yang anti bocor itu. Bukan. Gue disini mau bocorin sesuatu. Sesuatu yang awalnya gak mau gue bocorin karena ini rahasia. Bukan. Gue juga bukan mau bocorin soal UN.

Tapi, gue disini mau bocorin naskah gue. Ya, naskah buku gue. Sebelumnya, gue mau kasih tau kalo naskah buku gue ini berjudul 'ESDE ESEMPE'. Nah, di buku itu isinya adalah cerita gue dari lahir sampai SMP dan yang mau gue bocorin naskahnya sampai gue kelas 6 SD. Jadi, sebagian yang akan gue bocorin.

Kenapa yang SMP gak gue bocorin? Alasannya simpel, karena belum selesai.

Kenapa naskahnya gue bocorin? Karena niat gue bikin buku itu sejak lahir. Nah, masa iya sih udah lama banget niat gue itu gak terjadi. Akhirnya, gue pun memutuskan untuk membocorkan buku gue ini.
Mungkin, salah satu dari kalian ada yang nanya "Gak rugi apa lo bagiin itu secara gratis?" Jujur, awalnya gue gak mau bagiin ini secara gratis. Gue pengen jual buku ini secara full. Tapi, gue udah gak sabar pengen ngebagiin ini buku ke kalian semua. So, gue bagiin gratis.

Gue jadi mau bagiin ini secara gratis juga karena berbagi itu gak bakal pernah rugi. Kalo gak salah itu kata Alitt deh. Nah, walaupun gue hanya berbagi cerita ke kalian, tapi menurut gue itu gak bakal rugi. Kenapa? Karena berbagi gak bakal pernah rugi.

Insyaallah, kalo gak ada kendala, bocoran naskah buku ini akan gue bagiin hari Sabtu besok, tanggal 14 Maret 2015. Nah, buat kalian yang udah nungguin karya gue dari zaman belum ada manusia, tunggul hari Sabtu besok ya, karya gue keluar.

Sebenernya, gue bagiin naskah ini gratis karena misalkan nanti kalo buku ini gue terbitin bulan depan, gue yakin, gue gak bakal bisa ngeladenin para pembeli yang beli buku gue. Kenapa? Karena gue udah kelas 3 SMP dan bulan depan gue harus belajar total buat ngadepin UN. Jadi, kalo buat jualan buku, gue yakin gak bisa.

Kan ada orang lain, Ham? Suruh aja siapa gitu kek. Temen lu gitu, orang tua lu gitu, kalo enggak cewek lu gitu?

Maaf, gue gak mau ngebebanin orang lain. Mungkin, mereka semua punya kesibukan masing-masing. Gue gak mau nambahin kesibukan mereka dengan ngejualin buku gue. Tapi, kalo ada yang mau juga gak bakal gue suruh kok, soalnya naskahnya belum selesai.

Dan dengan modal nekat, tadi siang pas gue lagi ngubek-ngubek file komputer, gue pun yakin dan yakin kalo naskah sebagian buku gue ini akan gue bagiin gratis. Selain karena yakin, gue ngelakuin kayak gini juga nekat. Gue pengen tau hasil dari kenekatan gue ini apa. Mungkin setelah sebagian naskah buku gue ini gue bagiin, gue akan tau.

Nah, buat kalian nanti yang mau baca sebagian naskah gue secara gratis, gue minta tolong sama kalian buat ngasih saran atau kritik. Gue mohon. Gue minta tolong komentarin naskah gue. Kenapa? Supaya gue tau kekurangan gue dan apa yang gue harus lakukan nantinya.

Cukup gampang kok ngirim saran atau kritik, tinggal email aja ke gue: ilhaaam10@gmail.com. Nanti, saran dan kritik yang terpilih akan gue masukin di blog ini. Gimana? Mau kan? Harus mau! Udah gue bagiin gratis sebagian naskahnya, masa iya mau baca doang. :)
 
***

Ngomongin naskah yang akan gue bagiin gratis udah. Sekarang, gue mau ngomongin kalo akhir-akhir ini, banyak sekali tamu yang dateng ke gue. Tamunya itu baik banget. Dia mau bantuin gue menghadapi UN. Tanpa tamu itu, gue gak bakal belajar bagaimana rasanya ketika UN. Tamu itu adalah UCUN (Uji Coba Ujian Nasional) atau Try Out.

Ngomongin UCUN, nilai UCUN gue itu.. Nilai UCUN gue itu.. Nilai UCUN gue itu.. Kampret banget. Gue gak mau ngasih tau nilainya berapa, pokoknya kampret banget. Cukup gue, Tuhan sama orang tua gue aja yang tau. Oh iya, sama kamu juga yang tau. Iyaaaa.. Kamuuu.

Tapi, kata guru-guru gue, nilai UCUN gak apa-apa jelek yang penting itu hasil dari diri sendiri gak nyontek. Dan alhamdulillah, selama UCUN gue gak nyontek satu nomer pun. Yaa walaupun hasil gue gak begitu bagus, tapi gue udah bangga sama diri gue sendiri bahwa gue dapetin nilai itu dengan jujur. Gak nyontek.

Nah, buat kalian yang komen di blog gue dan baru gue bales komennya setahun kemudian, harap dimakluminlah. Akhir-akhir ini gue sibuk. Tapi, gue usahain buat luangin waktu buat urusin blog ini kok. Tenang aja.

Gue juga mohon doa dari kalian, semoga aja nilai Ujian Akhir Semester, Ujian Praktek, Ujian Sekolah dan Ujian Nasional gue, memuaskan. Aamiin. Memuaskan untuk gue, untuk kedua orang tua gue, untuk guru-guru gue dan juga untuk kamu. Iyaaaa.. Kamuuu. Aamiin!

Mungkin ini aja. Tunggu karya gue minggu depan yaa. Sekian. :)
Sebelum baca post ini dari atas sampai bawah, yuk kita nyanyi bareng-bareng dulu. Okeee. Satu. Dua. Tiga.
 
Selamat ulang tahun, kami ucapkan..
Selamat panjang umur, kita kan doa kan..
Selamat sejahtera, sehat sentosa..
Selamat panjang umur dan bahagia..

Oke, cukup. Kenapa gue membuka post ini dengan bernyanyi selamat ulang tahun? Alasannya simple. Karena pacar gue beberapa hari yang lalu ulang tahun, eh, bukan. Emangnya gue punya pacar? Aduh, lupa. :D

Gue membuka post ini dengan nyanyi lagu 'Selamat Ulang Tahun' karena beberapa hari lalu, ada salah seorang blogger yang ulang tahun. Blogger itu menyebutkan dirinya sebagai Blogger Labil yaitu Mahfud Ridwan. Ya, selamat ulang tahun buat Mahfud Ridwan. Wish dari gue sih mainstream banget. Semoga di umur lo sekarang, lo lebih baik dari umur sebelumnya. :)

Ulang tahun. Pasti setiap hari di bumi yang banyak cabe-cabean ini, ada orang yang ulang tahun. Pasti. Nah, gue dan kalian yang baca ini juga pasti punya tanggal ulang tahun. "Yaiyalah, Ham. Kalo enggak punya, gimana?" Bisa aja dia gak punya tanggal ulang tahun. Punyanya tanggal lahir ke bumi. #BebasHam

Yaa walaupun ulang tahun gue masih lama tapi gak apa-apa lah gue nulis post tentang ulang tahun karena gue mau merayakan ulang tahunnya Mahfud. Sebelumnya, gue mau kasih tau kalo gue lahir ke bumi yang banyak tukang begal ini pada tanggal 10 Mei 2000. Menurut gue, itu adalah tanggal spesial karena gue lahir di tanggal 10 bulan ke 5. Bisa dibilang angka hoki atau angka keberuntungan semua. Semoga aja hidup gue juga beruntung karena tanggal lahir gue angka keberuntungan. Aamiin.

Nah, di hari ulang tahun, pasti salah satu dari kalian pernah kan merasakan bagaimana rasanya diceplokin sama temen-temen? Seru gak? Enak gak? Alhamdulillah, gue belum pernah kena yang namanya diceplokin karena rata-rata setiap tahun hari ulang tahun gue itu adalah hari dimana anak sekolah libur. :D

Buat kalian yang udah pernah kena sama yang namanya diceplokin, gue mengucapkan selamat. Selamat karena lo udah keren. Keren banget bisa tahu rasanya diceplokin. Kasihanilah gue yang belum pernah diceplokin.

Menurut gue, rasanya diceplokin itu kampret. Iya kan? Apalagi ketika lo diceplokin, lo pake baju baru kado dari orang tua lo. Beh, rasanyaa, kampret banget. Tapi, sekampret-kampretnya lo diceplokin, sekesel-keselnya lo diceplokin, pasti rasanya di dalam hati lo itu seneng banget. Seneng karena masih ada orang yang mau ngerayain hari ulang tahun lo.

Ngomongin ulang tahun, gue pernah nih merasakan ngenesnya hari ulang tahun gue. Ini terjadi pada tahun lalu. Jadi, sehari sebelum hari ulang tahun gue, tepatnya hari Jumat malem, gue bilang ke Nyokap.

"Bu, besok kan Ilham ulang tahun, Ilham traktir Ibu, Bapak sama Adek deh," ucap gue dengan sok. Padahal duit di dompet cuma ada pahlawan Pattimura.

"Emangnya kamu punya duit?" tanya Nyokap gue.

"Enggak. Minjem duit Ibu dulu, ntar gantinya potong uang jajan Ilham," jawab gue dengan santai.

"Besok traktirnya? Kenapa gak sekarang aja? Kebetulan ada tukang bakso lewat tuh," kata Nyokap gue yang kemungkinan dia saat itu lagi laper.

"Oh yaudah, sekarang aja."

Setelah selesai memakan bakso, gue tanya tukang bakso berapa harga semuanya. Kurang lebih harganya adalah seratus ribu dikurang tujuh puluh lima ribu. Gue pun membayar dengan mengasih uang ke tukang bakso pake tangan kanan.

Gue berharap, setelah gue mentraktir mereka semua, mereka semua pada ngasih kado ke gue dengan kado yang lebih baik dari traktirannya. Pengennya sih gitu. Tapi, kan manusia cuma berencana, Tuhan yang menentukan.

Keesokan harinya, pagi-pagi gue udah nyalain komputer. Gue buka Facebook pengen ngeliat apakah ada yang ngucapin selamat ulang tahun ke gue. Ternyata enggak ada. Oke, mungkin masih pagi, gumam gue waktu itu.

Tiba-tiba, Nyokap dateng ngucapin selamat ulang tahun ke gue. Kemudian Bokap sama Adek gue ngucapin juga. Nyokap langsung kabur ke kamar dan mengambil sesuatu. Gue liat dia mengambil sebuah kotak kecil yang dibungkus kertas kado.

"Nih, buat Ilham. Pasti ini penting banget buat kamu," ucap Nyokap sambil mengasih kotak itu.

"Makasih, Bu."

Gue langsung bawa kotak itu ke kamar. Gue liat-liat dulu beberapa menit kemudian gue sobek bungkus kotak itu. Gue sobek bungkus kotak itu perlahan. Kotak ini kayak kotak handphone tapi gak mungkin juga kalo keluarga gue ngasih handphone. Orang gue traktirnya cuma bakso.

Ketika sudah kebuka semua pakaiannya bungkus kotaknya dan gue udah buka kotaknya, gue kaget. Isinya adalah....... DUA BUAH BOXER. Gue pun langsung bawa dua boxer itu ke Nyokap, "Bu, ini hadiahnya?"

"Iya. Beberapa hari yang lalu di pasar lagi ada diskon boxer 2 cuma 10 ribu."

"Oh, makasih, Bu."

Ternyata, harapan gue mendapat hadiah melebihi dari traktiran gue gak terkabul. Ya, kampret emang. Tapi, gak apa-apa lah. Walaupun gue dapet hadiah yang ngenes banget cuma 2 boxer yang harganya 10 ribu, tapi itu berkah banget buat gue saat itu.

Saat itu, boxer gue udah pada sobek semua gara-gara Nyokap gue kalo lagi nyuci suka laper, boxer gue lah yang dimakan sama dia. Ya, pokoknya sengenes-ngenesnya yang terjadi di hari ulang tahun lo, pasti ada banyak keberkahan yang akan terjadi dan gue juga mau bilang, jadi orang jangan terlalu berharap. Apalagi berharap kado pas ulang tahun. Sekian.

***

Tulisan ini diikutsertakan dalam giveaway Blogger Energy: Ultah Terngenes. Buat kalian yang belum ikutan, yuk ikutan! Sebelum ikutan, baca peraturannya dulu yaa. Sekian dan terima kasih. :))
Semua orang pasti butuh yang namanya hiburan kalo lagi jenuh. Iya enggak? Iya kan? Nah, gue pun juga sama. Banyaknya kesibukan yang melanda gue, gue pun mencari sebuah hiburan. Awalnya gue bingung mau nyari hiburan apa.

Akhirnya, setelah mencari kantong ajaib doraemon, setelah melihat rambut Ipin numbuh, setelah tau anak TK menghentikan negara api menyerang, gue pun memilih rubik. Kenapa memilih rubik? Alesannya simple. Nanti gue akan kasih tau alasan orang main rubik.

Sebelumnya, gua mau kasih tau kalo akhir-akhir ini, tiba-tiba gue jadi jatuh cinta sama rubik. Bukan, bukannya gue udah pesismis karena gak ada cewek akhirnya gue milih rubik. Bukan. Gue jatuh cinta sama rubik karena kayaknya enak aja gitu muterinnya.

Oke, gak usah lama-lama lagi karena kalo udah basi entar susah angetinnya. Apalagi angetin tulisan. Tulisannya harus di-print dulu, dicetak baru deh diangetin. Belum nunggu manasin kompornya. #BebasHam

Abaikan paragraf sebelum ini, ini dia 3 Alasan Orang Main Rubik menurut Dr. Ir. Ilham Kusumaning SD. SMP. SMA. S1. S2. S3. S4. S5. Cekibrot!

 
Mengisi Waktu Luang

Buat kalian yang bingung ngisi waktu luang buat ngelakuin apa, main rubik bisa buat mengisi waktu luang kalian. Kok bisa? Yaiyalah. Menurut gue, main rubik itu gak buang-buang waktu. Main rubik itu malah bisa membuat kita pinter. Yaiyalah, kan mainnya sambil berfikir.

Emang Hobi

Banyak orang yang main rubik emang hobinya aja gitu main rubik. Dari rubik yang bentuknya 2 x 2 sampe rubik yang bentuknya aneh aja pasti dikoleksi tuh sama beberapa orang karena emang udah hobi untuk main rubik. Namanya juga hobi, bodo amat apa kata orang yang penting kita seneng.

Biar Keliatan Pinter

Nah, ini salah satu alasan gue main rubik. Biar keliatan pinter. Menurut banyak orang, orang yang bisa jadiin warna rubik, itu keliatan pinter dan keren. Ya, walaupun cuma keliatannya doang pinter, tapi kan kita jadi bisa keliatan pinter.
***

Nah, itu tadi menurut gue 3 Alasan Orang Main Rubik. Buat lo yang mau nambahin, silahkan. Kalo ada yang mau nambahin di kotak komentar di bawah ini, gue doain rezekinya bertambah dan sehat selalu. Aamiin.

Mau cerita sedikit ah. Gue punya rubik dua macem. Yang pertama ada standard cube, yang kedua void cube. Awalnya gue beli yang void cube tapi seharusnya itu yang standard dulu baru yang macem-macem.

Keinginan gue untuk bermain rubik dan mencoba untuk jadiin rubik itu udah lama. Udah dari negara api menyerang mungkin keinginan itu udah ada. Tapi, baru terjadi tahun ini. Gak apa-apa lah, yang penting terjadi.

Gue belajar jadiin rubik ini sendiri. Iya, sendiri. Liat video-video di Youtube sampe akhirnya bisa jadiin setiap hari ini rubik, gue sendiri. Gak ada yang mau ngajarin sama sekali. Ada sih temen gue yang mau tapi malah bikin gue bingung. Jadi, lebih baik sendiri.

Orang yang suka main rubik itu kadang dibilang 'bego' sama orang-orang yang gak bisa main rubik. Kenapa? Rubik udah jadi warnanya. Udah lengkap, eh, diancurin lagi. Kan bego. Tapi menurut gue, disitulah enaknya dan keseruannya main rubik selain muterin rubiknya.

Kalo udah jadi warnanya lengkap terus didiemin kan bosen. Nah, mending diancurin lagi terus dijadiin lagi. Kan jadi seru tuh main rubik. Oh iya, gue mau kasih tau, buat kalian yang gak bisa main rubik, belajar lah. Karena main rubik itu seru. Percaya deh sama gue.

***

Oh iya, beberapa hari ke depan, gue akan menghadapi yang namanya UCUN dan ulangan-ulangan lainnya. Jadi, gue bantu doa dari kalian semoga nilai gue memuaskan. Aamiin.

Gua juga mau kasih tau kalo beberapa hari kedepan gue gak sering buka blog ini kayak dulu lagi. Jadi, buat kalian yang komen dan dijawabnya seabad sama gue, harap dimaklumi karena emang susah buat nyari waktu luang. Sekian.
Gue udah kelas 3 SMP, kesibukan gue itu semakin hari semakin padat. Hampir setiap hari, sehabis ngajarin gue dan temen-temen gue, guru selalu bilang, "Anak-anak halaman sekian buat tugas ya, besok dikumpulin!"

Ya, gampang sekali guru itu bilang begitu ke muridnya. Sedangkan gue sebagai murid, hanya bisa mengelus dada aja. Seharusnya, mau UN jangan sering dikasih tugas. Kasih pelajaran aja. Ajarin muridnya biar pinter materi UN jangan tugas, tugas, tugas, dan tugas.

Sampai akhirnya, Jumat kemarin badan gue ngedrop total. Bangun tidur itu rasanya gimana gitu. Badan pada sakit-sakit. Telapak tangan sama kaki dingin. Gue kurang enak badan. Kemungkinan badan gue bisa ngedrop gara-gara banyak tugas yang gue kerjain sampe malem sama cuaca akhir-akhir ini yang kurang bersahabat.

Karena gue cinta sekolah sama biar ketemu sama gebetan, hari Jumat kemarin walaupun badan lagi ngedrop, gue paksain buat berangkat sekolah. Tapi, semua yang dipaksakan gak bakal buat kebahagiaan.

Hari Jumat kemarin gue cuma ikut pelajaran pertama sama kedua doang. Sisanya, gue lakukan buat tiduran di UKS. Kebetulan ada temen sekelas gue yang lagi sakit juga. Gue ajak cabut juga dia ke UKS. :D

Sebenernya, kemarin gue pengen ngeblog. Tapi, badan gue kemarin masih belum fit sama males mikirin ide, jadi gak jadi ngeblog. Kemarin juga gue udah bilang sama Mamoy (panggilan Nyokap ketika gue lagi sakit) kalo gue minta tolong tulisin blog gue.

Mamoy lagi buka blog.

"Moy, tulisin blog Ilham dong," ucap gue sambil tertawa kecil.

"Enggak ah, males."

Gue pun langsung buka blogger.com. Dia bingung gue buka apaan. Setelah gue kasih tau kalo gue buka blog, dia langsung tutup blogger.com kemudian pindah ke zibbo.com yang isinya adalah permainan anak SD.

Mungkin, itu lah cara Nyokap gue biar awet muda. Main mainan anak bocah. -__-

Tapi gak apa-apa, yang penting hari ini badan gue udah mendingan dan gue bisa melakukan kewajiban gue yaitu nulis blog setiap minggunya. Semoga aja badan gue gak ngedrop lagi setelah ini. Aamiin.

Oke, sekarang ngomongin cewek...

Abaikan aja lah ya. Gue bukan cewek soalnya. Lagian kalo gue ngomongin cewek, ntar cewek-cewek pada ngambek. Laki-laki sejati gak bakal bikin cewek ngambek. Sekian.
"Ilham, kamu ngapain?" tanya guru gue.

"Enggak, pak," jawab gue panik.

"Kamu nyontek ya?"

"Enggak, pak. Kalo nyontek jawaban temen saya pasti udah saya tulis, pak."

"Kamu nyontek. Saya lihat kamu nyontek."

"Enggak, pak. Enggak keliatan pak jawabannya, jadi bukan nyontek."

"Sudah nilai kamu saya kurangin satu."

"Tapi, pak, kan enggak keliatan pak."

"Kurangin satu. Misalkan bener 6 kurangin 1 jadi 5."

"Kan gak keliatan pak contekannya. Bapak gimana sih."

"Udah pokoknya kurangin satu."

"Bapak nih, dibilang gak nyontek. Gak keliatan pak."

"Kurangin satu."

"Jangan lah pak."

"Kurangin satu apa dua?"

"Enggak dikurangin lah, pak."

"Kalo kamu gak bisa diem, saya kurangin 2."

"Oke, pak. Satu aja."

Itu terjadi ketika gue lagi melaksanakan sebuah ulangan. Waktu itu, ketika gue melirik jawaban temen sebangku gue, guru gue itu melihat gue dan gue dituduh menyontek. Niatnya sih pengen nyontek tapi kalo jawabannya gak kesalin, namanya bukan nyontek.



Sedangkan temen sebangku gue yang dari tadi nyontek ke gue dan gak ketauan, malah ketawa kegirangan. Kampret tuh emang orang. Gak sadar diri. Mungkin ini karena emang gue lagi sial aja, jadinya ketauan.

***

Bagi para pelajar, nyontek bukan lagi hal yang tidak biasa. Tapi nyontek udah jadi kebiasaan. Bagi sebagian pelajar ketika sedang ulangan, rasanya kalo enggak nyontek itu pasti gimana gitu. Kayaknya bukan ulangan namanya kalo enggak nyontek. Iya kan?

Tapi menurut gue, nyontek adalah hal yang gak bagus bila dilakukan. Setelah ketauan kayak gitu, gue nyadar kalo gue berarti gak boleh nyontek lagi. Kenapa? KARENA KALO GUE NYONTEK LAGI, ENTAR NILAI ULANGAN GUE DIKURANGIN LAGI.

Jujur, setelah mengalami kejadian itu, gue jadi kapok buat nyontek. Tapi, kalo lagi kepepet banget nget nget, baru deh gue akan nyontek. Guru gue pernah bilang, "nyontek itu sama dengan korupsi. Kalo kamu gak mau gedenya nanti korupsi, jangan nyontek."

Setelah mendengar itu, gue jadi berfikir, berarti dulu Gayus Tambunan, Anas Urbaningrum, Angelina Sondakh, dll. ketika dia pas sekolah terus ulangan, pasti rajin nyontek. Mungkin mereka semua pas sekolah berpegang teguh kalimat 'Bukan ulangan namanya kalo tidak nyontek'.

Karena gue masih kesel ketauan mau nyontek, gue disini mau kasih tau buat para guru, gue akan kasih tau dimanakah tempat yang biasanya buat ditaruh contekan. Biar elu semua yang suka nyontek, ketauan kayak gue. Hidup ini adil, sob! :)

Kolong Meja

Untuk bapak dan ibu guru yang baca ini, kalo mau adain ulangan, usahain cek dulu kolong meja karena beberapa pelajar menaruh contekannya itu di kolong meja. Kalo bisa, bapak dan ibu guru usahain kolong meja murid bersih. Gak ada satu pun benda biar mereka gak menyontek.

Tempat Pensil

Pak atau Bu Guru, kalo mau ulangan, mendingan tempat pensilnya ditaruh di meja guru aja dulu deh. Soalnya kadang-kadang pelajar suka naruh contekan di tempat pensil. Jadi, ada baiknya kalo mau ulangan, pelajar hanya membawa alat tulis yang diperlukan kayak pulpen, pensil, penghapus pulpen (Tip X) dan penghapus pensil.

Pulpen

Pelajar itu kreatif. Kadang-kadang walaupun tempat pensil udah disita, masih ada aja cara buat nyontek. Caranya dengan menaruh kertas kecil atau kertas yang digulung kecil ke dalam pulpen. Sebaiknya Bapak atau Ibu Guru yang mau mengadakan ulangan, pulpennya dari guru aja biar gak terjadi contek menyontek.

Jam Tangan

Seperti yang udah gue bilang, pelajar itu kreatif. DI jam tangan yang dia punya aja bisa dia taruh buat contekan. Kalo bisa buat Bapak dan Ibu Guru yang mau adain ulangan, sita dulu deh jam tangan muridnya untuk menghindari nyontek terjadi.

Tas

Cara nyontek di tas itu bisa aja tas ditaruh dibawah meja terus murid buka buku atau tas di taruh di atas meja terus murid buka buku dengan cara ditutupin sama tas. Nah, Bapak dan Ibu Guru, kalo mau ulangan tasnya ditaruh di depan kelas aja atau enggak di luar kelas biar muridnya gak ada yang nyontek.

Anggota Tubuh

Bapak dan Ibu Guru, kalo mau kasih ulangan, liat dulu anggota tubuh muridnya. Kadang-kadang pelajar nulis contekan itu di tangan atau di kaki. Liat dulu tangan sama kaki mereka, apakah ada contekan atau bersih. Kadang-kadang juga ada yang ditaruh di paha. Jadi, usahain liat pahanya dulu, bersih apa enggak. Kalo ada contekan di pahanya, langsung aja pukul pahanya. Kalo paha cewek, elus-elus aja sih menurut gue. #Eh

Mungkin ini aja. Buat kalian yang mau tambahin, silahkan karena ini sangat penting untuk Bapak dan Ibu Guru agar tahu dimanakah tempat yang biasanya buat ditaruh contekan. Kalo nyontek sama temen sebangku, untuk Bapak dan Ibu Guru usahain ulangannya bergantian dengan sebangkunya biar gak terjadi contek menyontek.

Nah, buat pelajar yang mau nyontek, mungkin guru lo udah ada yang baca ini. Jadi, hati-hati aja. Buat Bapak dan Ibu Guru yang mau ngasih ulangan, gue mau kasih saran terakhir agar murid gak bakal berani nyontek. Bikin sebuah sumpah yang isinya kalo nyontek akan mendapat dosa yang banyak, uang jajan sering hilang dan nilai ulangannya gak ada yang bagus.

Kalo sumpah itu gak berhasil, bikin aja sumpah pocong. Pasti murid gak berani nyontek kalo ada sumpah pocong. Kalo nyontek sama dengan mati. :D

Lagian juga apalah arti nilai yang bagus kalo didapat dengan cara yang gak baik. Lebih baik nilai jelek tapi dari hasil jujur daripada nilai bagus dari hasil curang (nyontek). Gak apa-apa nilai jelek tapi hasil dari kejujuran karena nilai di kertas belum tentu menentukan masa depan. Sekian.
Ketika rintikan air dari awan turun, gue selalu berterima kasih. Berterima kasih kepada Tuhan karena telah memberikan air ke bumi agar bumi ini tidak kekeringan dan makhluk hidup di dunia ini tidak akan mati karena kekurangan air.

Gue juga berterima kasih sama hujan. Kalo gak ada dia, mungkin gue tidak bisa hidup. Selain itu, hanya ketika hujanlah gue bisa berkhayal. Berkhayal dari khayalan yang masuk akal sampai tidak. Jujur, seringnya sih enggak masuk akal.

Tidak hanya berkhayal saja. Hanya ketika hujan gue juga bisa bermimpi. Bermimpi dengan cara memandangi tetesan hujan dari dalam jendela. Seperti yang gue bilang diatas, gue terkadang berkhayal gak masuk akal, gue pun juga terkadang mimpi gak masuk akal. Gue yakin, pasti tetesan hujan itu bermimpi agar bisa masuk ke dalam jendela dengan cara apapun.

 
Hanya ketika hujan juga gue bisa bermain air sepuasnya di depan rumah. Jujur, bermain dengan tetesan air hujan itu sangat seru. Buat kalian yang tidak pernah mencoba, cobalah sekarang. Sayang banget hidup lo kalo gak pernah melakukan yang namanya main hujan.

Tepat gue lagi nulis ini, di rumah gue hujan sedang turun. Ketika hujan selain melakukan hal yang diatas, pasti ada hal yang pasti selalu datang yaitu bosan. Entah ingin melakukan apa. Tapi, untungnya gue punya temen. Jadi enak buat diajak ngobrol ketika hujan walaupun tidak berbicara langsung. Hanya melalui chat saja.

Tiba-tiba, chat gue dan dia melahirkan sebuah kegiatan yang pernah gue lakukan sekali yaitu 'Ojek Payung'. Buat lo yang baca ini, ada yang pernah melakukan kegiatan itu? Gak usah malu-malu, gue juga pernah kok.

Rumah gue itu, deket sama yang namanya terminal. Tepatnya Terminal Kampung Rambutan. Nah, ketika hujan pasti ada beberapa temen gue yang ojek payung. Suatu hari, gue pernah bertanya sama Nyokap apakah gue boleh ojek payung apa enggak. Dia pun menjawab hanya dengan menggelengkan kepala. Mulutnya tiba-tiba terbuka dan kemudian berkata, "Awas aja, sampai ketahuan kamu ojek payung, kamu gak akan Ibu anggep anak!"

JEGERRRR!!! Terdengar petir di luar rumah.

Semenjak saat itu, gue gak berani main hujan lagi. Tapi, waktu itu gue lagi main warnet. Sepulang main warnet, tiba-tiba hujan turun. Temen gue pun berkata ke gue, "Ham, main ujanan yok!"

Kebetulan, udah lama gue gak main hujan, gue pun langsung keluar warnet. Ketika bermain hujan, temen gue bilang, "Ham, ojek payung yok! Belum pernah kan lo? Udah ayo, ikut aja."

Ikut enggak. Ikut enggak. Kalimat itu ada di dalam hati gue.

Akhirnya, gue memutuskan untuk ikut. Ketika di terminal, gue takut aja tiba-tiba ada Ibu gue dateng ke terminal terus dia ketemu gue dan kemudian dia bilang ke gue, "Kita selesai sampai disini, Nak." Untung aja hal itu gak terjadi.

Singkat cerita, gue pulang ke rumah hanya dengan membawa uang 10 ribu rupiah dari hasil ojek payung. Itu pun harus dibagi tiga karena gue bertiga ojek payungnya bukan sendiri. Sesampainya di rumah, gue langsung bilang ke Nyokap. Gue gak mau bohong sama perempuan. Selain sama Nyokap, gue juga gak mau bohong sama kamu. Iyaaa kamuuu.

"Bu, Ilham tadi gak sengaja ojek payung, bu," ucap gue sambil menundukkan kepala.

"Yaudah, gak apa-apa."

"Serius?"

"Iya."

"Gak jadi enggak dianggap anak?"

"Itu mah Ibu cuma bercanda doang, Ham. Gampang banget diboongin sih kamu."

Itu berarti, gue mudah dibohongi orang lain tapi gue sulit untuk membohongi orang lain. Pantesan aja setiap gue jajan, kembalian uang gue selalu kurang. Itu berarti gue dibohongin sama yang jualan. Kampret tuh emang yang jualan jajanan. #Lah

Banyak sekali kegiatan yang gue lakukan bersama hujan. Tapi, hujan pun membawa bencana bagi mereka yang bertempat tinggal di pinggir kali. Hari ini, ada sebuah berita yang muncul di timeline gue bahwa Jakarta banjir lagi karena hujan deras.

Twitter-nya boleh di-follow tuh. Jangan di-stalk doang lah!! :D

Gue bingung, kenapa ini terjadi. Padahal, Jakarta itu adalah sebuah Ibukota negara. Seharusnya, tidak ada yang namanya bencana, yang seharusnya ada adalah ceria. Baru hujan deras, Jakarta sudah banjir lagi. Huft. -__-

Tapi tenang, setiap bencana pasti ada hikmahnya. Pasti. Buat lo yang rumahnya terkena banjir, bersabarlah. Hujan pasti akan berganti dengan langit biru. Gelap pasti akan terganti terang.

***

Sebelum mengakhiri postingan ini, gue mau bilang bahwa blog gue tepat hari ini, setahun sudah memakai www.ilhamkusumaning.com, awalnya jerukasin.blogspot.com. Gue juga mau terima kasih sama temen gue, Havid yang udah nganterin gue ke bank hari Jumat kemarin buat transfer duit memperpanjang domain www.ilhamkusumaning.com. Thankss!! :)

Sekian.